Selamat Datang Di Bandith Hacker
Nikmati Berbagai Fitur Serta Thread Yang Kami Sediakan Untuk Agan² Semua !!!

bagi anda yang belum memiliki ID..
anda bisa melakukan REGISTRASI di Link ini

DAFTAR



 
ForumIndeksPendaftaranLogin
Login
Username:
Password:
Login otomatis: 
:: Lupa password?

Chat Box
Web/Forum Sponsored
Top posters
baek_hati (510)
 
ndhadoank (75)
 
drie88 (72)
 
bandith (48)
 
yosua (29)
 
-|HaNg|-|UpiN|- (27)
 
kidoidoank (24)
 
moceptidakmati (15)
 
azyeex (14)
 
bandith_bie (10)
 
December 2018
MonTueWedThuFriSatSun
     12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31      
CalendarCalendar
Social bookmarking
Social bookmarking slashdot  Social bookmarking yahoo  

Penanda dan berbagi alamat bandith Hacker di situs bookmarking sosial Anda
Pencarian
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Anda AdaLah Pengunjung Ke
Free Statistics Counters
Free Domain
CO.CC:Free Domain

Share | 
 

 Penis Keras, Main Seks pun Puas

Go down 
PengirimMessage
baek_hati
Admin
Admin
avatar

Jumlah posting : 510
Join date : 03.08.10
Age : 32
Lokasi : Tembung City

PostSubyek: Penis Keras, Main Seks pun Puas   Wed Nov 24, 2010 10:36 am

SEBAGIAN orang berpendapat bahwa kepuasan seksual seorang wanita akan terpenuhi bila ukuran dari penis pasangannya panjang. Mitos ini dipatahkan oleh dr. Heru H.Oentoeng, Andrologis dan Ahli Kemandulan Pria dalam acara BinHAMPIR di seluruh dunia mempercayai bahwa laki-laki dengan golongan etnik tertentu mempunyai penis besar. Dengan demikian dapat lebih memuaskan lawan jenisnya saat berhubungan seks.

Dr. Arif Adimoelya, dari Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah-RSAL Dr.
Ramelan Surabaya, menegaskan, besar kecilnya penis sebenarnya bukan masalah utama. Namun sejak lama dipersepsikan bahwa makin besar penis, makin besar pula sifat â machoâ • seorang pria.

Banyak pria jaman sekarang mengingingkan alat kelaminnya diperbesar. Entah
dengan usaha bedah plastik ataupun dengan menyuntikkan berbagai bahan kimia tertentu, termasuk penyuntikan dengan silikon. Bahkan ada pula yang terobsesi untuk datang ke seorang pemijat, Mak Erot misalnya, agar penisnya besar.

Padahal, yang menentukan hebat tidaknya seorang pria dalam berhubungan seks bukan besar kecilnya penis, melainkan bagaimana pria memanfaatkan dan
memainkan alatnya ini secara baik dan tepat. Yang penting â Man Behind the
Gunâ •

Rangsangan vagina yang dapat diterima fihak wania secara baik hanya terletak 1/3 bagian luar. Begitu pula â G Spotâ • (pusat gairah rangsangan nikmat) juga terletak di daerah ini. Sehingga tidak perlu seorang pria mengaduk-aduk vagina lebih dalam demi mencari kenikmatan seksual.

Banyak pula mitos yang mengaitkan bentuk penis sesuai dengan organ tubuh yang lain. misalnya perumpamaan bentuk penis dengan ibu jari tangan, bentuk hidung dan lain sebagainya. Katanya, dengan melihat bentuk tampang muka atau bagian tubuh lain dapat diperkirakan besar penis dan bentuknya. â Tentu saja sama sekali tidak benar semua itu,â • jelas Dr. Arif.

Jadi, persoalan besar atau kecil itu bukan hal yang penting untuk dibahas. Bahkan dengan jari-jemari yang ukurannya lebih kecil dari penis, wanita bisa terangsang dan mengalami orgasme.

Mak Erot akan bersedih hati jika mendengar pernyataan dr. Heru bahwa ternyata ukuran panjangnya suatu penis terbukti bukanlah faktor utama dari pencapaian orgasme para wanita. Namun tingkat kekerasan penis-lah yang menjadi pemicu utama wanita betah berlama-lama di atas ranjang.

Berdasarkan Global Better Sex Survey terhadap 12.558 pria dan wanita di 27 negara yang dilakukan Pfizer tahun 2006, terungkap bahwa untuk mendapatkan pengalaman seksual yang memuaskan, dibutuhkan tingkat kekerasan ereksi yang optimal.

â Ukuran penis orang Asia itu tergolong pendek, sekitar 8 - 12 cm saja, tapi
percuma juga jika besar dan panjang tapi tidak keras. Karena pusat orgasme wanita atau G-Spot itu hanya 2-3 cm dari permukaan vagina, jadi untuk apa punya penis panjang, karena daerah yang menjadi saraf sensasi ada di depan, dan bagian dalam tidak terlalu pengaruh,â • ujar dr.Heru.

Jadi, bagi para pria yang merasa tidak percaya diri karena penisnya yang dianggap kecil sebaiknya jangan kecewa, karena yang terpenting adalah bagaimana mencari celah untuk memaksimalkan kekuatan penis pada saat melakukan hubungan intim dengan pasangan.

Don't worry about the size, because the man behind the gun is the most powerful thing

Seorang pria usia 42 tahun beristeri 38 tahun, telah menikah selama 15 tahun.
Hubungan keduanya baik-baik saja, tidak ada masalah. Meski begitu, kadang-kadang mereka merasakan bosan dan kurang bergairah untuk melakukan hubungan intim.

Suatu hari sang suami mendapat informasi dari seorang teman, bahwa ada obat yang yang bisa membuat suasana berbeda. Jika obat tersebut dioleskan pada kelamin pria, maka kelamin akan menjadi kuat, besar, dan tahan lama saat berhubungan intim.

Sang pria pun tertarik, lalu membelinya melalui teman tersebut. Ketika dicoba,
memang sepertinya muncul reaksi seperti yang diceritakan temannya. Namun ketika melakukan hubungan intim, ternyata sang istri berteriak-teriak kesakitan. Dipikirnya karena kelaminnya berubah menjadi sangat besar, tapi tampaknya bukan karena itu, melainkan reaksi alergi terhadap obat tersebut.
Yang ditanyakan:

1. Mengapa timbul reaksi seperti itu pada isterinya? Sedangkan obat oles yang sama tidak menimbulkan reaksi apa pun terhadap isteri temannya.

2. Jika betul bahwa sang isteri alergi terhadap obat oles itu, apakah ada obat jenis lain untuk memperkuat ereksi kelamin pria, yang tidak menimbulkan alergi?

3. Supaya isteri tidak alergi terhadap obat oles buat pria, adakah penangkalnya? Apa yang perlu dilakukan isteri supaya tidak alergi?

4. Adakah latihan atau semacam senam yang dapat dilakukan oleh pria agar
kelaminnya bisa kuat dan lama saat ereksi?"

Berikut jawaban Prof. Wimpie Pangkahila, Sp. And * kepada sang pria.
Ada langkah yang kurang tepat telah dilakukan sang pria. Dia menyatakan "kurang bergairah untuk melakukan hubungan intim, tetapi di pihak lain dia menggunakan obat oles agar kelamin menjadi kuat, besar, dan tahan lama".

Padahal kalau memang dorongan seksualnya yang menurun, maka masalah inilah yang harus diatasi, bukan membuat penis menjadi kuat, besar, dan tahan lama. Jadi seharusnya dorongan seksualnya yang diatasi agar menjadi normal kembali. Kalau dorongan seksual normal tetapi ereksi masih juga terganggu, maka gangguan ereksi itulah yang harus diatasi kemudian.

Kerancuan seperti ini banyak terjadi di masyarakat, yang semakin dibuat bingung oleh berbagai informasi yang salah tentang seks, apalagi dihubungkan dengan iklan obat atau ramuan yang dijanjikan dapat mengatasi masalah seksual. Padahal penanganan yang benar telah teresedia dan dapat diperoleh.

Beberapa tahun terakhir ini upaya ilmiah untuk menemukan obat atau cara mengatasi gangguan fungsi seksual, khususnya disfungsi ereksi, tampak semakin efektif.
Penelitian yang dilakukan di beberapa negara ditujukan untuk mendapatkan obat atau cara baru mengatasi disfungsi ereksi, yang khasiatnya baik, dengan efek samping ringan atau tidak ada efek samping, mudah dan nyaman digunakan.

Sampai saat ini ada beberapa cara yang diakui oleh para ahli untuk mengatasi
disfungsi ereksi, yaitu sex therapy, obat minum, injeksi pada penis, penggunaan melalui saluran kencing, pompa vakum, dan operasi pemasangan prostesis. Pemilihan cara yang tersedia itu, umumnya didasarkan pada kepraktisan penggunaan, khasiat, dan efek samping.

Semakin praktis caranya, semakin disukai dan diminati. Tetapi kalau cara yang praktis tidak berkhasiat atau khasiatnya tidak seperti yang diharapkan, maka akan dicari cara lain yang lebih tidak praktis. Karena itu penelitian kini ditujukan untuk mendapatkan obat atau cara yang lebih praktis lagi, dengan khasiat yang baik dan tanpa efek samping. Cara yang lebih praktis selain obat minum ialah obat oles atau krim.

Sampai saat ini beberapa penelitian telah dilakukan untuk mendapatkan obat oles yang dapat menimbulkan ereksi. Bahan yang telah digunakan sebagai obat minum atau injeksi, kini sedang diteliti dalam bentuk krim yang dioleskan ke penis. Bahkan di negara tertentu yang peraturan peredaran obatnya sangat longgar, obat oles itu telah diedarkan.

Di Indonesia banyak sekali obat dan ramuan yang beredar, termasuk yang beredar secara gelap. Banyak warga masyarakat yang mudah sekali percaya dengan iklan atau informasi yang salah, khususnya yang menyangkut obat yang berhubungan dengan fungsi seksual. Obat oles termasuk salah satu obat itu.

Di banyak apotik, toko obat, bahkan pedagang kaki lima, dijual obat oles dalam
bentuk krim, cairan, dan semprotan yang diiklankan dapat membuat ereksi, menambah ukuran penis, dan menahan ejakulasi. Persis seperti informasi yang
diterima oleh Bapak yang menulis surat ini.

Sepintas informasi itu terdengar menjanjikan. Bayangkan, satu obat oles dapat
menghasilkan tiga manfaat sekaligus. Luar biasa! Tetapi tentu saja informasi itu tidak benar, yang disampaikan oleh orang yang tidak mengerti, dan hanya ingin menjual saja. Sementara masyarakat juga tidak mengerti dan percaya begitu saja. Bahan yang diperlukan untuk menghasilkan ereksi dan menahan terjadinya ejakulasi tidaklah sama. Apalagi untuk menambah ukuran penis.

Selama ini obat oles dalam bentuk krim, cairan, atau semprotan, yang diiklankan itu pada umumnya mengandung bahan pemati rasa (anaestesi). Bila obat itu dioleskan ke permukaan penis, maka permukaan penis menjadi mati rasa. Dengan mati rasa, diharapkan ejakulasi tidak cepat terjadi.

Padahal, harapan itu tidak pasti terjadi karena ejakulasi yang terlampau cepat tidak selalu disebabkan oleh kepekaan ujung syaraf penis. Bahkan sebaliknya, pengguna bahan mati rasa itu mengeluh karena tidak merasakan apa-apa ketika melakukan hubungan seksual. Bahkan keluhan juga disampaikan oleh sebagian isteri yang suaminya menggunakan bahan itu.

Gangguan Dorongan Seksual
Saya tidak tahu bahan apa yang digunakan oleh Bapak penulis surat ini. Apakah dia menggunakan bahan pemati rasa ataukah bahan untuk menimbulkan ereksi, yang sebenarnya belum beredar secara resmi. Karena itu saya tidak dapat menjelaskan reaksi apa yang terjadi sehingga menimbulkan rasa sakit pada sang isteri. Mungkin saja terjadi reaksi alergi terhadap bahan yang digunakan itu, atau mungkin efek samping bahan itu yang dirasakan oleh isteri.

Sebenarnya pegangan resmi bagi para dokter yang diakui secara internasional untuk mengatasi disfungsi ereksi telah ada. Maka kalau Bapak penulis surat memang mengalami disfungsi ereksi, dia dapat menggunakan cara pengobatan yang ada. Tetapi kalau tidak mengalami disfungsi ereksi, sebenarnya dia tidak memerlukan pengobatan untuk disfungsi ereksi.

Kalau masalahnya adalah kurang bergairah untuk melakukan hubungan intim, seperti yang diutarakan pada awal suratnya, maka itu adalah masalah gangguan dorongan seksual, walaupun juga bisa mengakibatkan disfungsi ereksi. Untuk masalah dorongan seksual, penanganannya berbeda dengan disfungsi ereksi.

Mengenai latihan agar bisa kuat dan lama saat ereksi seperti yang ditanyakan,
sebenarnya membingungkan. Kalau yang dimaksud kuat berarti ereksinya baik, maka tidak ada latihan yang pasti dapat memperbaiki ereksi yang terganggu.

Masalahnya, disfungsi ereksi disebabkan oleh banyak hal, dan tidak mungkin bisa diatasi kalau penyebab dasarnya tidak diatasi. Latihan mengencangkan otot sekitar penis (disebut otot dasar panggul), hanya untuk membantu fungsi ereksi. Tapi latihan ini juga bisa meningkatkan kontrol ejakulasi.

Penis bengkok, pasti bikin cemas dan minder. Tak perlu khawatir karena penis
bengkok bukan sesuatu yang berbahaya dan tak begitu menganggu aktivitas seksual, selama Anda bisa menyiasatinya.

Meskipun kondisi tersebut tidak berbahaya, namun untuk beberapa individu pasti merasa tak nyaman. Jika bengkoknya disertai rasa sakit, mungkin ada gangguan dengan Mr P Anda, bisa jadi Anda mengalami Peyronie.

Apa itu Peyronie?
Istilah Peyronie mungkin masih awam untuk sebagian orang, karena memang
Peyronie tak sepopuler gangguan penis lainnya, seperti impotensi atau ejakulasi dini.

Peyronie adalah terbentuknya jaringan (plak) pada penis, biasanya jaringan ini makin mengeras pada salah satu sisi, yang membuat penis melengkung saat ereksi. Beberapa pria berpenis bengkok mengalami kesulitan saat berhubungan seksual.

Sampai saat ini penyebab Peyronie belum diketahui secara pasti. Namun Peyronie bukan merupakan gangguan serius ataupun termasuk kategori penyakit seksual menular, meskipun ada yang menyebutkan gangguan tersebut dipengaruhi masalah genetis dan cara memperlakukan Mr P. Jangan terlalu cemas jika bentuk penisnya tak terlalu bengkok.

Setiap pria bisa saja mengalami Peyronie, umumnya banyak dijumpai pada pria
berusia 50 tahun meskipun tak menutup kemungkinan terjadi pada usia 18 tahun. Bahkan sekitar 80 ribu pria di Inggris mengalami kondisi ini.

Gejala-gejala peyronie
Tiga gejala penis bengkok (Peyronie):
- terdapat benjolan keras pada batang penis
- rasa sakit saat ereksi
- penis bengkok saat ereksi

Jaringan mengeras menimbulkan rasa sakit, yang bisa memicu impotensi. Penis bisa bengkok ke arah kiri dan kanan, meskipun dari banyak kasus yang terjadi penis lebih banyak membengkok keatas. Jika Anda perhatikan penis membengkok dengan tiba-tiba dan cenderung makin berkembang dalam satu sampai tiga bulan. Gejala tersebut lebih sering terjadi dalam keadaan ereksi.
Yang harus dilakukan Saat Anda merasakan sakit dan terdapat benjolan tak normal di penis anda, segera kunjungi dokter Anda, dan jika memang Anda didiagnosa mengalami Peyronie, tanyakan pengobatan apa yang harus Anda jalani.

Jika dokter Anda tak bisa membantu, jangan ragu meminta rujukan untuk
berkonsultsi ke dokter spesialis kelamin dan masalah kesehatan organ seksual,
ataupun mengunjungi klinik seksual. Terkadang gangguan ini bisa hilang dengan sendirinya meskipun memakan waktu dan tergantung kondisi tubuh penderita.

Sebab, jaringan dalam tubuh selalu aktif beregenerasi, tubuh secara otomatis akan mengganti jaringan-jaringan yang rusak dengan jaringan yang baru.
Pengobatan Meskipun tak semua penderita gangguan penis bengkok (Peyronie) butuh pengobatan, namun tak ada salahnya mengikuti anjuran berikut :

- Untuk tahap awal dan mencegah terbentuknya pengerasan jaringan, tablet
Tamoxifen bisa mengatasinya. Tablet ini biasanya digunakan dalam pengobatan kanker payudara, meskipun tak ada hubungan sama sekali diantara keduanya.

- Vitamin E yang terbukti efektif mengurangi rasa sakit dan kelainan penyakit.

- Verapamil, sering digunakan dalam pengobatan darah tinggi, terbukti bisa
mengurangi ukuran plak dan menurunkan rasa sakit dengan menyuntikkannya secara langsung ke plak.
Terapi kejut Extracorporeal atau ESWT (Extracorporeal Shock Wave Therapy),
pengobatan baru yang digunakan dibeberapa rumah sakit. Pengobatan baru ini terbukti efektif, sampai saat ini belum ada laporan efek samping pengobatan ini dalam jangka panjang.

- Operasi hanya dilakukan jika Anda memang telah menderita Peyronie dalam
kondisi parah selama setahun atau lebih, atau bahkan tak mengalami kemajuan dalam jangka waktu tiga bulan. Ada dua jenis prosedur Operasi. Prosedur Nesbitt, prosedur ini dilakukan dengan menghilangkan jaringan yang menyebabkan bengkok dan memulihkan penis kembali normal (lurus). Prosedur lainnya dengan pencangkokan atau menggunakan bagian urat darah dalam jaringan untuk memperluas area. Dalam beberapa kasus implantasi penile prosthesis juga dianjurkan.

Trik berhubungan seks
Tak perlu cemas, penis bengkok tak berarti tak bisa memuaskan pasangan. Anda bisa menyiasatinya dengan mengubah gaya bercinta Anda. Posisi Woman on Top (WOT), memudahkan Anda mengatur kedalaman penetrasi atau mengontrol gerakan selama bercinta.
Gaya spooning juga bisa Anda lakukan, caranya, minta pasangan berbaring
menyamping dan membelakangi Anda, lakukan penetrasi dari arah belakang.
Akan sangat membantu sekali jika Anda mau berkomunikasi dengan pasangan,
dukungan dan pengertian pasangan akan membantu menekan kekhawatiran dan kecemasan Anda saat berhubungan seks.
Kembali Ke Atas Go down
 
Penis Keras, Main Seks pun Puas
Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» WTA about Pilot Jet n Main Jet [nubie]
» Suspensi Ninja 250 (Sangat Keras)
» HELP UKURAN MAIN JET AMA PILOT JET U/ YOSHI FS
» Grip Keras
» Thunder 125 suaranya kayak harley??

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
 :: LifeStyle-
Navigasi: